Sabtu, 12 Oktober 2013

Pengenalan Teknologi Internet dan New Media



ROVIO

Sekilas Definisi dari ROVIO

Rovio Entertainment Ltd. atau Rovio adalah pengembang permainan video dan perusahaan hiburan Finlandia yang bermarkas di Espoo. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2003 sebagai pengembang permainan ponsel yang bernama Relude, dan di tahun 2005 berganti menjadi Rovio. Perusahaan ini dikenal melalui permainan terbaiknya Angry Birds.
Pada Desember 2009 Rovio merilis Angry Birds, sebuah permainan puzzle-pelontar untuk iPhone. Angry Birds sejak itu sudah diunduh lebih dari 1 miliar unduhan,[2] dengan unduhan berbayar lebih dari 25% total unduhan, menjadikan salah satu permainan yang terjual banyak di Apple App Store, namun kini telah dirilis di berbagai media. Game ini cukup membuat ketagihan pemakainya sehingga telah diunduh lebih dari 1 Miliar pengguna. Bahkan pejabat Inggris pun tertarik dengan permainan ini. :D
Salah satu hobby saya adalah bermain game yaitu Angry Birds, game tersebut sangat menyenangkan untuk saya karena dapat menghilangkan stres. Hehehe.... Saya akan menjelaskan tentang permainan Angry Birds dari ROVIO.
Sebelumnya simak dulu karakter-karakter dalam Angry Birds.
 

Karakter Dalam Game Angry Birds


1. Red Bird
Adalah karakter yang pertama ada dan menjadi mascot game ini. Burung berwana merah ini tidak memiliki kemampuan yang special.

2. Blue Bird
Burung yang bisa membelah menjadi 3 ini memiliki ukuran yang mini, namun burung ini sangat efektif untuk menghancurkan kaca.

3. Yellow bird

Burung yang memiliki kecepatan super ini pertama kali diperkenal pada episode 1-16 dalam episode poached eggs. Burung ini sangat efektif untuk menghancurkan kayu.

4. Black Bird
Burung ini bisa menjadi senjata yang sangat ampuh untuk menhancurkan tempat persembunyian si babi hijau. Karena burung hitam ini dapat meledak ketika bertabrakan dengan objek lain ataupun dibuat meledak secara manual.

5. White Bird
burung ini mulai muncul di episode 2-14 poached eggs. Dengan dipersenjatai kemampuan bom telur.

6. Boomerang bird
Yup benar! Seperti apa yang anda fikirkan, burung ini memang bisa berbalik arah seperti boomerang.

7. Big Brother Bird
Ini adalah Kakak nya si burung merah. Memiliki tubuh paling besar dan kekuatan yang lebih hebat.

8. Mighty Eagle

Ini adalah rajanya. Burung terkuat untuk game ini. Tapi anda harus membelinya di game angry bird untuk memilikinya. Setelah ada. Anda bisa melihat tombol mata yang diletakan disamping tombol pause saat permainan berlangsung.

9. The Pigs
Inilah musuh bebuyutan para burung pemarah. Khinzir2 ini juga datang dengan karakter yang berbeda, ada yang bengis, ada yang memakai helmet batu dan ada juga yang tampil sebagai ratu juga.
 
 
Cara Bermain

Pemain harus bisa mengendalikan sekawanan burung warna-warni yang berusaha untuk mengambil kembali telur mereka yang telah dicuri oleh sekelompok babi hihau yang nyebelin dan jahat. Dengan menggunakan katapel, pemain meluncurkan burung dengan maksud untuk memukul si babi hijau atau menghancurkan struktur yang melindunginya seperti tiang-tiang, dan sebagainya. Runtuhnya tiang-tiang tersebut dapat memukul si babi. Dalap setiap level permainan, terdapat benda tambahan seperti bahan peledak dan krat batu dapat digunakan bersama dengan burung-burung untuk menghancurkan si babi yang sulit dijangkau. Setiap babi yang kita pukul akan mendapatkan poin, poin diperoleh untuk setiap babi yang dikalahkan serta dari setiap kerusakan dari struktur, serta poin bonus yang akan diberikan untuk setiap burung yang tidak dipakai. Gampang kan bermainnya....

Nah ini adalah permainan Angry Birds Star Wars yang sedang saya mainkan.

 
Terdapat banyak level permainan sesuai dengan place yang dipilih, salah satunya ini.
 

 
Kita akan masuk ke dalam level 19, Setelah itu kita mainkan burung-burung untuk menghancurkan si babi hijau dan kawanannya.
 
 
 
PERKEMBANGAN ANGRY BIRD
 
-Angry Birds Seasons
Angry Birds Seasons dirilis pada 21 Oktober 2010 dengan episode spesial hari Halloween yang berjudul Trick or Treat. Setelah episode tersebut, episode spesial hari Natal dirilis dengan judul Season's Greedings. Kemudian, episode spesial untuk menyambut hari Valentine berjudul Hogs and Kisses dirilis, selanjutnya spesial hari Santo Patrick berjudul Go Green, Get Lucky, spesial hari Paskah bejudul Easter Eggs, spesial liburan, Summer Pignic, spesial festival kue bulan cina Mooncake Festival, Halloween tahun 2011, Ham'o'ween, natal 2011, Wreck the Halls, Spesial Imlek 2012, Year Of the Dragon, Cherry Blossom, untuk memperingati musim semi di Jepang, dan episode Piglantis, yang mengambil tema Atlantis.
-Angry Birds Rio
Pada Maret 2011, Rovio pun merilis Angry Birds Rio bersama 20th Century Fox, selaku produser film Rio. Game ini merupakan perpaduan antara Angry Birds dengan film Rio. Di sana, burung-burung pemarah tersebut bertemu dengan teman barunya - yang juga tokoh utama film tersebut, Blu dan kekasihnya, Jewel. Musuh dalam game tersebut bukanlah babi jahat, melainkan monyet-monyet yang nakal dan jahil, serta tokoh antagonis film tersebut, Nigel. Lokasi tersebut sangatlah persis yang ada di dalam film tersebut dan mengambil tempat di Rio de Janeiro, Brazil.
 

-Angry Birds Magic
Rovio merilis Angry Birds Magic, yang dikhususkan untuk perangkat NFC-aktif Symbian untuk Nokia C7.
-Angry Birds Space
Pada bulan februari 2012, Rovio mengumumkan permainan baru Angry Birds dengan nama Angry Birds Space. Permainan ini telah di rilis pada 22 Maret 2012 untuk perangkat Android dan IOS melalui Google play dan App Store. Untuk perangkat Samsung (terutama Galaxy Note) akan diberi bonus level. Yaitu level eksklusif dan 30 level penantang (Danger Zone).
-Angry Birds Heikki
Rovio merilis Angry Birds Heikki yang berbasis Web. Penggunaan nama Heikki diambil dari nama salah satu pembalap Formula One.
-Angry Birds Star Wars
Pada bulan November 2012 Rovio mengumumkan permainan baru Angry Birds yang bedasarkan film Star Wars. Beberapa Level berdasarkan 2 tipe permainan dengan cara normal atau cara "Gravity Force"
Sekian penjelasan dari Hobby saya yaitu bermain Angry Birds dari ROVIO.
 

Irma Farhanah
53412804

2IA16
 
 
 

 
 

Minggu, 30 Juni 2013

wujud kebudayaan manusia dalam tanggung jawab & keadilan

-Wujud Kebudayaan

Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika kita mengamati seluruh kelompok manusia di muka bumi ini, tentunya kita dapatkan berbagai corak Kebudayaan yang berbeda-beda. Bahkan jika dipersempit untuk mengamati Negara kita saja Indonesia, tentunya kita dapat melihat banyak sekali perbedaan Kebudayaan di setiap daerah dari sabang sampai merauke (daerah barat sampai daerah timur Indonesia).

Jika kita telaah tentunya perbedaan Kebudayaan ini sangatlah wajar, karena perbedaan yang dimiliki oleh faktor alam, manusia itu sendiri dan berbagai faktor lainnya yang menyebabkan berbagai corak kebudayaan tersebut.
3 Wujud Kebudayaan menurut Dimensi :
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga : gagasan, aktivitas, dan artefak.

·         Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.

·         Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati dan didokumentasikan.

·         Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.

-Manusia dan Kebudayaan

Dalam kehidupan ini manusia tidak dapat lepas dari kebudayaanya. Kebudayaan merupakan hasil cipta manusia sejak zaman dahulu. Kebudayaan itu berbeda-beda di setiap daerahnya karena faktor lingkungan dan hasil pemikiran setiap orang yang kemudian dilestarikan secara turun menurun sebagai suatu kebiasaan masyarakat di dareah tertentu. Kehidupan manusia selau ditandai oleh norma sebagai aturan sosial untuk mematok perilaku manusia yang berkaitan dengan kebaikan bertingkah lak, tingkah laku rata-rata atau tingkah laku yang diabstaksikan. Oleh karena itu dalam setiap kebudayaan dikenal norma-norma yang ideal dan norma-norma yang kurang ideal atau norma rata-rata. Norma ideal sangat penting untuk menjelaskan dan memahami tingkah laku tertentu manusia, dan ide tentang norma-norma tersebut sangat mempengaruhi sebagian besar perilaku sosial termasuk perlaku komunikasi manusia.

Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.
-Macam-macam tanggung jawab:

a.    Tanggung Jawab Terhadap Diri Sendiri

Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memecahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurut sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia juga pribadi. Karena merupakan seorang pribadi maka manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, beranganangan sendiri. Sebagai perwujudan dari pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan bertindak. Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik yang sengaja maupun yang tidak.

b.    Tanggung Jawab Terhadap Keluarga

Keluarga adalah tempat dimana manusia saling memberikan tanggung jawabnya. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga.saling membantu, memberi, menasehati Si orang tua bertanggung jawab kepada anaknya, dan anaknya bertanggung jawab atas orang tuanya.

c.    Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat

Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain,
sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.

d.    Tanggung Jawab Kepada Bangsa / Negara

Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga
negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah lakumanusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara.

e.    Tanggung Jawab Terhadap Tuhan

Penciptaan manusia dilandasi oleh sebuah tujuan luhur. Maka, tentu saja keberadaannya disertai dengan berbagai tanggungjawab. Konsekuensi langsung kepada tuhan. kepasrahan manusia kepada Allah Swt, dibuktikan dengan menerima seluruh tanggungjawab (akuntabilitas) yang datang dari-Nya serta melangkah sesuai dengan aturan-Nya.

Sabtu, 27 April 2013

Ilmu Budaya Dasar dalam Pandangan Hidup Manusia, Serta Orientasi Nilai Budaya di Indonesia


Ilmu budaya dasar adalah ilmu yang mempelajari dasar - dasar kebudayaan, karena kebudayaan merupakan salah satu hal yang penting dalam kehidupan manusia sehingga diperlukan adanya pengenalan kepada manusia "apa itu kebudayaan?".

Kehidupan manusia tentu saja memerlukan sebuah pedoman agar dapat menjalani hidup dengan damai dan tentram, maka dari itu dengan mempelajari ilmu budaya dasar manusia akan memiliki sebuah tuntunan sehingga dapat mengenali masing - masing kebudayaan yang ada.

Beberapa keuntungan jika manusia bisa memahami apa yang dipelajari dalam ilmu budaya dasar :
•          Dapat menghargai sesama manusia walaupun berbeda ras, suku, agama ,dll.
•          Dapat membangun sikap yang baik.
•          Memiliki wawasan yang lebih mengenai kebudayaan orang lain.

Orientasi nilai budaya di Indonesia
Sebelum membahas orientasi nilai budaya di Indonesia ada baiknya kita memahami pengertian dari Orientasi dan Nilai Budaya.

Nilai Budaya adalah nilai - nilai yang disepakati dan tertanam di dalam masyarakat dan diwarisi secara turun - temurun.

Orientasi adalah sebuah proses pengenalan.
Jadi, Orientasi nilai budaya adalah sebuah proses pengenalan nilai - nilai budaya yang telah ditetapkan dan diwariskan kepada generasi baru maupun pendatang baru.

Orientasi nilai budaya di Indonesia dilaksanakan melalui beberapa cara :
1.         Melalui bidang pendidikan, melalui bidang pendidikan dapat menerapkan ilmu - ilmu budaya secara          pembelajaran.
2.         Melalui didikan orang tua kepada anak - anak nya, dalam metode ini orang tua akan memberikan didikan / sebuah saran agar anak - anak dapat memahami budaya yang ada.
3.         Melalui upacara adat yang dilakukan secara rutin.

Cara - cara tersebut dilakukan masyarakat Indonesia untuk mewarisi nilai - nilai budaya yang ada. Namun, banyak generasi muda yang malah terpengaruh oleh nilai - nilai budaya asing mungkin karena cara penerapan yang kurang menarik sehingga banyak genarasi muda yang lari ke budaya asing.


Irma Farhanah
53412804
1IA14

Manusia dan Kebudayaan




1. Pengertian Manusia

Manusia dapat diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani, dan istilah kebudayaan, atau secara campuran. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens (Bahasa Latin yang berarti "manusia yang tahu"), sebuah spesies primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi. Dalam hal kerohanian, mereka dijelaskan menggunakan konsep jiwa yang bervariasi di mana, dalam agama, dimengerti dalam hubungannya dengan kekuatan ketuhanan atau makhluk hidup; dalam mitos, mereka juga seringkali dibandingkan dengan ras lain. Dalam antropologi kebudayaan, mereka dijelaskan berdasarkan penggunaan bahasanya, organisasi mereka dalam masyarakat majemuk serta perkembangan teknologinya, dan terutama berdasarkan kemampuannya untuk membentuk kelompok dan lembaga untuk dukungan satu sama lain serta pertolongan.
Manusia adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, mati, dan seterusnya, serta terkait dan berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbal balik positif maupun negatif.

2. Pengertian Kebudayaan

Kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.
 Indonesia memiliki beragam budaya, suku dan adat istiadat. Indonesia termasuk dalam bagian negara-negara yang ada dalam posisi benua asia memiliki adat yang disebut adat ketimuran. Indonesia yang tergabung dari berbagai suku dan terkenal dengan keramahtamahan masyarakatnya dan tingginya rasa saling menghormati antar sesama. Indonesia sangat berbeda dengan negara-negara barat, karena pandangan hidup dan kebiasaan masyarakatnya yang berbeda. Dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia yang memiliki adat ketimuran, rasa toleransi, ramah, sopan santun, saling menghargai dan gotong royong selalu menjadi dasar hidup masyarakat Indonesia.

Unsur-unsur kebudayaan:

  • ·         Bahasa
  • ·         Sistem organisasi
  • ·         Organisasi sosial
  • ·         Sistem peralatan hidup dan teknologi
  • ·         Sistem mata pencarian hidup
  • ·         Sistem religi
  • ·         Kesenian


            Wujud-wujud kebudayaan:

  • ·         Nilai-nilai kebudayaan
  • ·         Sistem Budaya
  • ·         Sistem Sosial
  • ·         Kebudayaan fisik


Perubahan Kebudayaan:
        Pada zaman ini sudah dirasakan perubahan kebudayaan dari budaya timur yang kita anut menjadi budaya barat yang sebetulnya bisa dikatakan buruk untuk bangsa kita. dikarenakan banyaknya pengaruh buruk yang disebabkan lunturnya kebudayaan bangsa kita. norma-norma yang tidak patut untuk dilakukan kan oleh malah dilaku oleh generasi muda.

Keterkaitan Manusia dengan Kebudayaan:

        Manusia dan budaya sangat berhubungan kaitannya dapat dilihat dari berbagai segi.
budaya tak akan menjadi indah jika tidak ada manusia yang mengembangkannya.
jadi dapat disimpulkan manusia sangat erat kaitannya dengan kebudayaan.

Dibawah ini faktor-faktor yang mendorong dan menghambat perubahan kebudayaan yaitu:

a. Mendorong perubahan kebudayaan
Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah, terutama unsur-unsur teknologi dan ekonomi ( kebudayaan material).Adanya individu-individu yang mudah menerima unsure-unsur perubahan kebudayaan, terutama generasi muda.Adanya faktor adaptasi dengan lingkungan alam yang mudah berubah.

b. Menghambat perubahan kebudayaan
Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah seperti :adat istiadat dan keyakinan agama ( kebudayaan non material) Adanya individu-individu yang sukar menerima unsure-unsur perubahan terutama generasi tu yang kolot.


Dibawah ini faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan :

1. Faktor internal

  • ·         Perubahan Demografis

Perubahan demografis disuatu daerah biasanya cenderung terus bertambah, akan mengakibatkan terjadinya perubahan diberbagai sektor kehidupan, c/o: bidang perekonomian, pertambahan penduduk akan mempengaruhi persedian kebutuhan pangan, sandang, dan papan.

  • ·         Konflik social

Konflik social dapat mempengaruhi terjadinya perubahan kebudayaan dalam suatu masyarakat. c/o: konflik kepentingan antara kaum pendatang dengan penduduk setempat didaerah transmigrasi, untuk mengatasinya pemerintah mengikutsertakan penduduk setempat dalam program pembangunan bersama-sama para transmigran.

  • ·         Bencana alam

Bencana alam yang menimpa masyarakat dapat mempngaruhi perubahan c/o; bencana banjir, longsor, letusan gunung berapi masyarkat akan dievakuasi dan dipindahkan ketempat yang baru, disanalah mereka harus beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan budaya setempat sehingga terjadi proses asimilasi maupun akulturasi.

  • ·         Perubahan lingkungan alam

Perubahan lingkungan ada beberapa faktor misalnya pendangkalan muara sungai yang membentuk delta, rusaknya hutan karena erosi atau perubahan iklim sehingga membentuk tegalan. Perubahan demikian dapat mengubah kebudayaan hal ini disebabkan karena kebudayaan mempunyai daya adaptasi dengan lingkungan setempat.

2. Faktor eksternal

  • ·         Perdagangan

Indonesia terletak pada jalur perdagangan Asia Timur denga India, Timur Tengah bahkan Eropa Barat. Itulah sebabnya Indonesia sebagai persinggahan pedagang-pedagang besar selain berdagang mereka juga memperkenalkan budaya mereka pada masyarakat setempat sehingga terjadilah perubahan budaya dengan percampuran budaya yang ada.

  • ·         Penyebaran agama

Masuknya unsur-unsur agama Hindhu dari India atau budaya Arab bersamaan proses penyebaran agama Hindhu dan Islam ke Indonesia demikian pula masuknya unsur-unsur budaya barat melalui proses penyebaran agama Kristen dan kolonialisme.

  • ·         Peperangan

Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia umumnya menimbulkan perlawanan keras dalam bentuk peperangan, dalam suasana tersebut ikut masuk pula unsure-unsur budaya bangsa asing ke Indonesia.


Irma Farhanah
53412804
1IA14


Rabu, 21 November 2012

Lapisan Masyarakat & Kesamaan Derajat Dalam Ilmu Sosial


·         Lapisan Masyarakat
   Sebelum menjelaskan tentang lapisan sosial dan kesamaan derajat dalam ilmu social, sebaiknya mengetahui terlebih dahulu pengertian dari pelapisan sosial.

   Pelapisan sosial adalah pengelompokan antara penduduk dengan masyarakat secara bertingkat (dari atas ke bawah), dimana membedakannya dengan cara mengklasifikasikan kelas-kelas atau tingkatan-tingkatan tersebut. Wujudnya adalah terdapat lapisan-lapisan di dalam masyarakat diantaranya ada kelas sosial tinggi, sedang dan rendah.
   Pelapisan sosial merupakan perbedaan tinggi dan rendahnya kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompoknya, bila dibandingkan dengan posisi seseorang maupun kelompok lainnya. Dasar tinggi dan rendahnya lapisan sosial seseorang itu disebabkan oleh bermacam-macam perbedaan, seperti kekayaan di bidang ekonomi, nilai-nilai sosial, serta kekuasaan dan wewenang.

   Masyarakat terbentuk dari individu-individu. Individu-individu yang terdiri dari berbagai  latar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat yang terdiri dari kelompok-kelompok sosial. Dengan terjadinya kelompok sosial itu maka terbentuklah suatu pelapisan masyarakat atau masyarakat yang berstrata.

·       Kesamaan derajat dalam ilmu sosial.

   Kesamaan derajat manusia dalam bersosial tidak jauh dari kata harta kekayaan, tingkatan sosial maupun kekuasaan, namun penilaian derajat tidak hanya terlihat dari itu semua. Dalam bermasyarakat, hendaklah menganggap semua orang itu sama, sama-sama mempunyai hak dan kewajiban. Kesamaan derajat seringkali menjadi konflik antar masyarakat, ada yang merasa dirinya adalah sosok penguasa yang memiliki nilai derajat yang tinggi namun ada pula yang merasa dirinya memiliki derajat yang sama dengan manusia yang lain. Oleh karena itu, manusia sebagai ciptaan tuhan yang paling sempurna hendaknya tidak menilai orang lain dari tinggi atau rendahnya derajat orang tersebut.



Irma Farhanah
53412804
1IA14    

Jumat, 02 November 2012

Permasalahan Sosial dalam Ruang Lingkup Individu, Keluarga dan Masyarakat


Pengertian masalah social

Pengertian masalah sosial lazim digunakan untuk menunjuk suatu masalah yang tumbuh dan/atau berkembang dalam kehidupan komunitas, di mana masalah itu dianggap kurang atau bahkan tidak sesuai dengan nilai -nilai dan/atau norma-norma sosial dalam komunitas tersebut. Tumbuh dan/atau berkembangnya suatu masalah sosial sangat tergantung pada dinamika proses perkembangan komunitas itu sendiri. Komunitas tersebut akan selalu mengalami goncangan, apalagi jika faktor -faktor perubahan itu datangnya sangat cepat. Dalam situasi seperti ini, tidak semua anggota komunitas siap dalam menerima perubahan itu. Misalnya, ada anggota komunitas yang sangat siap, cukup siap dan bahkan sama sekali tidak siap dalam menerima perubahan itu. Adanya perbedaan dalam kesiapan menerima perubahan itulah, yang biasanya menjadi factor pemicu tumbuh dan/atau berkembangnya suatu masalah-masalah sosial. 

A. Permasalahan Dalam Ruang Lingkup Individu

Permasalahan sosial dalam ruang lingkup individu pada umumnya terjadi karena pengaruh dari lingkungan luar, banyak pengaruh dari lingkungan luar yang positif dan ada pula yang negative. Masalah social pada individu sebenarnya tergantung oleh individu itu sendiri, apabila seseorang dapat menjaga dan mengendalikan diri sendiri maka ia akan terhindar dari bahaya lingkungan luar yang negative, namun sebaliknya apabila seseorang itu sendiri memiliki sifat yang tertutup atau kurang terbuka (sharing) itu akan menyebabkan kerugian bagi diri mereka sendiri. Sebagai solusinya kita sebagai individu harus bisa berbagi dan saling introspeksi. Saling member motivasi antar sesame untuk membuat seorang individu menjadi lebih baik.

B. Permasalahan Dalam Ruang Lingkup Keluarga

Keluarga merupakan suatu komponen kecil pada masyarakat. Seorang anak sangat tergantung pada cara orang tua atau keluarga yang mendidiknya. Melalui interaksi dalam keluarga, anak mempelajari pola perilaku, sikap, keyakinan, cita-cita, dan nilai dalam keluarga dan masyarakat, karenanya bila terjadi masalah dalam keluarga tentunya akan mempengaruhi keadaan sosial dari anggota keluaganya. Banyak sekali aspek-aspek yang dapat menimbulkan permasalahan social dalam keluarga, misalnya ketidak harmonisan dalam suatu keluarga. Masalah tersebut sangat berpengaruh terhadap anak maupun orang tua itu sendiri. Apabila terjadi perceraian, seorang anak akan terganggu pikiran dan emosionalnya, itu akan berdampak negative terhadap anak tersebut. Masalah keluarga dapat diselesaikan dengan cara bermusyawarah antar anggota keluarga, itu akan membuat suasana menjadi lebih baik dan tidak berdampak buruk bagi anak.

C. Permasalahan Dalam Ruang Lingkup Masyarakat 

Permasalahan sosial dalam ruang lingkup masyarakat merupakan dampak yang cukup besar terhadap seorang individu ataupun sebuah keluarga. Sebagai contoh dari permasalahan ini adalah tawuran antar sekolah.

Tawuran merupakan masalah sosial yang ada di masyarakat baik itu diperkotaan atau di pedesaan sekalipun. Banyak sekali kerugian yang diakibatkan dari tawuran tersebut seperti banyak terjadi kerusakan, rasa tidak aman, kematian dan sebagainya. Namun tetap saja banyak pelaku tawuran yang seakan tidak peduli bahkan merasa bahwa tawuran merupakan jalan keluar untuk mengatasi setiap masalah. Tawuran juga bisa dikatakan sebagai ketidakmampuan seseorang dalam melakukan transmisi budaya juga dapat menyebabkan permasalahan sosial.

Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia sebenarnya kita bisa berperan dalam usaha mengendalikan masalah sosial seperti tawuran yang sering terjadi di tengah masyarakat. Pengendalian ini dapat dilakukan dengan pendekatan sebagai pihak ketiga yang menengahi masalah tersebut atau pihak yang netral tidak memihak. Pengendalian ini berusaha untuk mengendalikan setiap individu atau kelompok untuk “back to habbits”, artinya mengembalikan kelompok yang bertikai kepada norma-norma yang berlaku di daerahnya.


Irma Farhanah
53412804
1IA14

Sabtu, 27 Oktober 2012

Hubungan Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan terhadap Perkembangan Sosial



           Hubungan social merupakan hubungan timbal balik antar individu yang satu dengan individu yang lainnya, saling mempengaruhi dan disadarkan pada kesadaran untuk saling tolong-menolong. Kedua hubungan tersebut harus diciptakan, dipelihara, dan dilestarikan agar hubungan social terjalin dengan erat.

          Sebagai individu tentu kita tidak dapat memenuhi kebutuhan dengan sendirinya, oleh karena itu adanya hubungan social sangat mempengaruhi dalam kehidupan manusia. Dalam hal ini banyak sekali keterkaitan antar hubungan social yang kita alami, diantaranya hubungan penduduk,hubungan masyarakat, dan hubungan hebudayaan terhadap perkembangan social.

          Perkembangan sosial merupakan proses pencapaian kematangan dalam hubungan sosial seseorang . Perkembangan sosial dapat pula diartikan sebagai proses belajar untuk menyesuaikan diri terhadap norma-norma kelompok, moral dan tradisi , meleburkan diri menjadi satu kesatuan dan saling berkomunikasi dan kerja sama satu sama lain.



Hubungan penduduk terhadap perkembangan social



         Pertumbuhan penduduk yang signifikan akan berdampak pada perubahan sosial kehidupan masyarakat Indonesia. Misalnya, meningkatnya permintaan terhadap kebutuhan sandang, pangan,dan papan. Oleh karena itu setiap manusia pasti memiliki kebutuhan pokok yang harus terpenuhi. Jika terjadi ledakan jumlah penduduk, maka semakin banyak pula manusia yang membutuhkan asupan sandang, pangan, dan papan.Tapi apa yang terjadi jika ternyata stok sandang, pangan, dan papan yang ada ternyata tidak mampu memenuhi kebutuhan penduduk yang jumlahnya semakin bertambah ? Akibatnya manusia akan serba kekurangan dalam hal kebutuhan pokok.

        Tidak hanya mengenai kebutuhan pokok, tempat tinggal juga sangat mempengaruhi perkembangan social. Semakin bertambah banyak penduduk, tentu kebutuhan akan rumah semakin banyak dan otomatis lahan yang dibutuhkan semakin banyak juga. Sementara lahan yang tersedia luasnya terbatas. Yang akan terjadi adalah padatnya pemukiman dan akhirnya banyak yang membangun pemukiman yang tidak layak, contohnya di pinggir kali yang tidak layak untuk ditempati.

        Dan yang paling berpengaruh adalah meningkatnya pengangguran . Semakin bertambahnya jumlah penduduk tentu akan meningkatkan jumlah tenaga kerja yang tersedia. Namun bagaimana jika lapangan pekerjaan yang tersedia tidak cukup menampung jumlah tenaga kerja yang ada? Tentu hal ini akan berdampak pada meningkatnya angka pengangguran yang semakin bertambah setiap tahunnya.

        Jadi, kesimpulannya adalah pengaruh Pertumbuhan penduduk terhadap perkembangan sosial lebih cenderung negatif, tetapi tergantung kepada pertumbuhaan penduduk itu sendiri. Pertumbuhan penduduk yang normal akan mendukung perkembangan sosial itu sendiri. sebaliknya, apabila ledakan penduduk yang terjadi, maka akan berdampak lebih cenderung ke negatif terhadap perkembangan sosial.



Hubungan masyarakat terhadap perkembangan social



        Dalam hubungan masyarakat, yang pertama kita hadapi adalah keluarga. Keluarga adalah tempat dimana kita diajarkan untuk bersosialisasi terhadap lingkungan luar. Keluarga berperan sebagai tempat manusia berkembang sebagai makhluk social. Disana lah kita belajar menyesuaikan diri terhadap lingkungan luar. Namun diantara itu semua, ada pula sisi negatif dari keluarga. Yaitu keluarga yang tidak harmonis akan menyebabkan anak melakukan hal negatif yang tidak diharapkan.

       Dan yang kedua adalah sekolah. Peranan sekolah sebenarnya jauh lebih luas, yaitu memperoleh pendidikan, pembentukan sikap-sikap dan kebiasaan-kebiasaan yang wajar, belajar memahami diri demi kepentingan orang lain, dan sebagainya. Sekolah juga mengajarkan tentang berperilaku, dan mulai menyesuaikan diri terhadap lingkungan maupun makhluk hidup. Tetapi dampak buruknya adalah banyak anak yang terjerumus dalam pergaulan bebas, yang mengakibatkan anak tersebut memperoleh hasil yang negatif dalam kehidupannya.

       Jadi dapat disimpulkan, hubungan masyarakat terhadap perkembangan social berpengaruh dalam beberapa aspek, diantaranya keluarga dan sekolah. Keluarga tempat pertama yang kita alami, hadapi, dan kita naungi. Sedangkan sekolah tempat kita menuntut ilmu, bersosialisasi, berperilaku baik. Keduanya berperan besar terhadap perkembangan social yang kita hadapi.



Hubungan kebudayaan terhadap perkembangan social



       Kebudayaan sangatlah erat kaitannya dengan perkembangan social. Suatu kebudayaan dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap perkembangan sosial. Perubahan kebudayaan pada dasarnya tidak lain dari para perubahan manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi pemegang kebudayaan itu. Perubahan itu terjadi karena manusia mengadakan hubungan dengan manusia lainnya, perubahan itu akibat dari perubahan masyarakat yang menjadi  pemegang kebudayaan tersebut.

       Setiap masyarakat memilki kebudayaan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya dan cara bersosialisasi  yang berbeda-beda pula. Yang membedakannya hanya bagaimana melakukan integrasi atau proses penyesuaian terhadap setiap perbedaan yang ada.





Irma Farhanah

53412804

1IA14